Jumat, 30 Mei 2014

MARI BELAJAR DARI BANG AHOK ( Ir. Basuki Tjahaya Purnomo , M.M )



MARI BELAJAR DARI BANG AHOK ( Ir. Basuki Tjahaya Purnomo , M.M )
Khusus untuk Home Cell Leaders Pondok Damai Sejahtera diseluruh Nusantara
Sumber : Media Masa dan buku  “Berkaca Pada Kepemimpinan Ahok” oleh Piter Randan Bua.
 Penerbit: Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia ( Cetakan ke- 3, Maret 2014)
Bang Ahok anak ideologis dari sang ayah.
Kata sang ayah: ”jika  hendak menolong orang lain, jangan menunggu sampai  kamu berkelimpahan  harta terlebih dahulu. Karena semakin kekayaan bertambah maka hatimu akan selalu melekat pada hartamu itu. Akibatnya kamu akan selalu merasa kekurangan. Tetapi jika kamu tetap membantu orang yang sedang kesulitan sekalipun keadaanmu tidak terlalu baik, maka kamu akan selalu berkelimpahan dan semakin senang membantu orang lain”
Bang Akhok dibentuk Tuhan, seperti dikatakan dalam Alkitab:
“Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat,supaya nyata,bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami” kata Rasul Paulus ( II Kor 4:7 );
Dia rajin bekerja, pagi2 sudah meninggalkan rumah dan pulang larut malam, beliau sering2 berkata :” pekerjaan ini harus tuntas…., beliau menyelesaikan pekerjaan2 yang dilimpahkan Gubernur Jokowi dengan segenap hati sepertinya untuk Tuhan, sering2 lembur sampai malam,beliau memang ngerti firman Tuhan ( Kol 3:23 )  melaksanakan dengan penuh tanggung jawab, ini perlu kita teladani.
MENGASIHI dan MELAYANI model ” Kasih Kristus”  dipakai dalam tugas beliau.
MENGASIHI diartikan bukan sebatas kata2, tetapi dinyatakan dalam perbuatan, yaitu menghindari dari perbuatan2 yang merugikan mereka yang menjadi sasaran kasih; tidak menyunat atau memakan uang yang ditujukan untuk rakyat dan tidak manipulatip,serta memperhatikan orang2 yang bersamanya.
Kasih sejati justru kecendrungannya BERKORBAN bukan MENCARI KEUNTUNGAN untuk kepentingan dirinya. I
MELAYANI adalah wujud kasih sayang seseorang pemimpin untuk orang2 yang dipimpin ;
Mengutamakan Kesejahteraan anak buah
Siapapun pemimpin yang mengaku melayani orang2 yang dipimpinnya tetapi mengabaikan kesejahteraan mereka adalah pembohong dan munafik;
Pemimpin yang mengasihi berarti memperhatikan dan mengutamakan kesejahteraan mereka yang dipimpinnya, bukannya menarik narik mereka dengan hidup berfoya yoya dengan uang seharusnya diterima oleh mereka.
Jadi pemimpin perlu 3 syarat:
1.       Bersih yang bisa membuktikan hartanya dari mana;
2.       Yang berani membuktikan secara transparan semua anggaran yang dia kelola;
3.       Ia harus profesional, berarti menjadi pelayan masyarakat yang bisa dihubungi oleh masyarakat dan mau mendengar aspirasi masyarakat.
Pemimpin itu BUKAN MENGUASAI
Menjadi pemimpin itu tidaklah sinonim dengan menjadi tuan. Menjadi pemimpin berarti melayani, bukan menguasai, menjadi hamba, bukan raja- diraja, Adalah benar kepemimpnan bukan tanpa otoritas.Tanpa otoritas tidak ada satupun yang dapat memimpin. Tapi titik prioritas pemimpin-pelayan bukanlah pada  pemimpin-penguasa, melainkan   kerendahan hati , pemimin-hamba bukan pula kekuasaan,tapi mengasihi bukan kekerasan, melainkan teladan, bukan paksaan, melainkan persuasi.
Pemimpin yang sejati bukanlah pemimpin yang menjadikan pekerjaannya sebagai batu loncatan untuk memperoleh pengakuan dan keagungan.  Bukan pula menjadikan tugas-tugasnya sebagai batu loncatan untuk meraih pekerjaan-pekerjaan lain yang memberikan keuntungan ( materi ) lebih  besar.Melainkan melakukannya tanpa pamrih, itulah satu-satunya keagungan yang otentik.
Pemimpin yang melayani
 Pemimpin-pelayan  itu membutuhkan kerendahan hati yang dilakukan dengan suka cita.  
Pemimpin-pelayan tidak dimotivasi oleh apapun selain membungkukkan diri dengan sukarela untuk melayani dalam kasih.
Belajar dari Alkitab : Jadilah Pelayan –hamba!
Tuhan Yesus memiliki otoritas dibumi dan di Surga mau melayni sebagai pelayan-hamba yang “ greatness” renungkan bacaan 44 Mark 10:42, Luk 22:25-26 dan peristiwa  Rehabeam I Raj 12: 4 dan 7 firman Tuhan tentang pelayan -hamba.   

Salam Damai Sejahtera untuk semua murid-muridNya.


Bambang Wiyono, BBM pin 27FC1D2D
http://muridyesuskristus.blogspot,com
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar