Kamis, 22 Mei 2014

Henok & Elia Bag. 9



( 9 )
Dua tahun setelah raja tersebut sakit, raja tersebut meninggal.
Ia memerintah hanya dalam kurun waktu 8 tahun yang singkat.
II Tawarikh 21:18-20
18 Sesudah semuanya ini TUHAN menulahinya dengan penyakit usus yang tidak dapat sembuh.
19 Beberapa waktu berselang, kira-kira sesudah lewat dua tahun, keluarlah ususnya karena penyakitnya itu, lalu ia mati dengan penderitaan yang hebat. Rakyatnya tidak menyalakan api baginya seperti yang diperbuat mereka bagi nenek moyangnya.
20 Ia berumur tiga puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan delapan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia meninggal dengan tidak dicintai orang. Ia dikuburkan di kota Daud, tetapi tidak di dalam pekuburan raja-raja.
Ayat diatas membuktikan bahwa surat Elia tersebut ditulis sekitar sepuluh tahun setelah Elia terangkat oleh tiupan angin ke suatu tempat lain.
Allah memang menggunakan Elia untuk menulis pesan tersebut karena ia adalah merupakan nabi Allah pada saat ayah raja yang berhala ini memerintah, dan sayangnya putranya ini mulai ingin keluar dari jalan kepatuhan yang dilakukan oleh ayahnya, Yehosafat.
Surat yang ia kirimkan membuktikan bahwa ia diketahui hidup di suatu tempat yang lain tetapi masih di dalam kawasan bumi kita ini.
Hanya saja Alkitab tidak menyatakan kepada kita tentang berapa lama Elia hidup setelah peristiwa pengangkatannya.
Tetapi seperti yang dinyatakan di dalam kitab Ibrani yaitu bahwa "sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi", maka Elia pastilah meninggal beberapa tahun atau periode setelahnya.
Ibrani 9:27
27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,
Semua manusia dilahirkan dari Adam, demikian pula Elia.
Sehingga ia pun harus meninggal sama seperti yang kita baca di dalam Korintus.
I Korintus 15:22
22 Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.
Elia adalah seorang manusia biasa sama seperti kita, yang memiliki hawa nafsu dan kematian.
Yakobus 5:17
17 Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.
Elia sang nabi, adalah manusia daging sama seperti kita.
Ia adalah salah satu dari para nabi yang ditulis di dalam Ibrani 11:32, yang meninggal di dalam iman dan yang belum mendapatkan janji yang telah dijanjikan (ayat 13, 39).
Ibrani 11:13,32, 39
13 Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.
32 Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi,
39 Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.
Memang banyak orang yang berpikiran berpikiran bahwa Allah kemungkinan memberikan ia hidup yang kekal, Allah memberi dia kekuatan untuk hidup abadi, tetapi sayangnya semua perkiraan tersebut tidak pernah ditulis dan terbuktikan di dalam Alkitab karena memang semua perkiraan itu tidak pernah terjadi.
Jadi kesimpulannya adalah Elia manusia daging dan harus mati.
Ia dipindahkan oleh Allah ke suatu tempat lain yang masih di dalam kawasan bumi untuk menjalankan tugas barunya di tempat tersebut.
Ia pun menghabiskan sisa hidupnya di sana seperti layaknya manusia yang lain sebelum akhirnya ia meninggal secara alami.
Apakah Elia berada di gunung ?
Sekarang bagaimanakah dengan penampakan Musa dan Elia dalam penampakan bersama dengan Yesus ?
Bacaan Alkitab yang menceritakannya adalah Matius 17:1-9; Markus 9:2-10, Lukas 9:28-36.
Matius 17:1-9
1 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
3 Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.
4 Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."
5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."
6 Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan.
7 Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata: "Berdirilah, jangan takut!"
8 Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus seorang diri.
9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."

Markus 9:2-10
2 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka,
3 dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu.
4 Maka nampaklah kepada mereka Elia bersama dengan Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus.
5 Kata Petrus kepada Yesus: "Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."
6 Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena mereka sangat ketakutan.
7 Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: "Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia."
8 Dan sekonyong-konyong waktu mereka memandang sekeliling mereka, mereka tidak melihat seorangpun lagi bersama mereka, kecuali Yesus seorang diri.
9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka, supaya mereka jangan menceriterakan kepada seorangpun apa yang telah mereka lihat itu, sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati.
10 Mereka memegang pesan tadi sambil mempersoalkan di antara mereka apa yang dimaksud dengan "bangkit dari antara orang mati."

Lukas 9:28-36
28 Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.
29 Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.
30 Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia.
31 Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.
32 Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu.
33 Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: "Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.
34 Sementara ia berkata demikian, datanglah awan menaungi mereka.
Dan ketika mereka masuk ke dalam awan itu, takutlah mereka.
35 Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia."
36 Ketika suara itu terdengar, nampaklah Yesus tinggal seorang diri. Dan murid-murid itu merahasiakannya, dan pada masa itu mereka tidak menceriterakan kepada siapapun apa yang telah mereka lihat itu.

                          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar