Kamis, 22 Mei 2014

Henok Dan Elia Bag. 5



( 5 )
Kematian yang dini
Kita telah membaca Kejadian 5:23.
Kejadian 5:23
23 Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun.
Sekarang marilah kita melihat Kejadian 5.
Disanalah terdapat tulisan tentang suatu masa kehidupan seseorang yang paling singkat, disamping Henokh, adalah 777 tahun usia Lamekhh.
Yang terpanjang adalah Metusalah yaitu 969 tahun tetapi Henok hanya hidup selama 365 tahun. Mengapa ?
Jadi jelas Henok meninggal dalam usia yang relatif muda.
Ia tidak melengkapi roda kehidupan normalnya.
Ia terputus pada saat pertengahan hari - hari kehidupannya.
Tetapi apakah yang terjadi ?
Apakah Alkitab memberi kita petunjuk ?
Perkataan Lamekhh
Lamekhh, salah satu keturunan Kain (bukanlah orang yang sama dengan yang tertulis di dalam Kejadian 5), berkata kepada kedua istrinya :
Kejadian 4:23-24
23 Berkatalah Lamekhh kepada kedua isterinya itu: "Ada dan Zila, dengarkanlah suaraku: hai isteri-isteri Lamekhh, pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak;
24 sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekhh tujuh puluh tujuh kali lipat."
"Orang" yang dimaksud disini adalah Kain, karenanya Lamekhh berkata tentang bagaimana Allah akan membalas orang yang berani membunuh Kain.
Tetapi siapakah "orang muda" tersebut ? orang muda tersebut adalah Henokh.
Bagi manusia di generasinya, Henokh dengan umurnya yang hanya 365 tahun tersebut adalah tergolong orang yang masih muda.
Henokh adalah orang yang berjalan bersama - sama dengan Allah, ia bernubuat tentang kedatangan Allah untuk menjalankan penghakiman bagi mereka yang tidak patuh kepadaNya.
Yudas 14-15
14 Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: "Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya,
15 hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan."
Ia adalah merupakan seorang "pengkhotbah yang benar".
2 Petrus 2:5
5 dan jikalau Allah tidak menyayangkan dunia purba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain, ketika Ia mendatangkan air bah atas dunia orang-orang yang fasik;
Tetapi pesan - pesan Allah tidak pernah diterima dan terkenal.
Sebagai pelayan Allah, Henokh tidak ragu - ragu memberitahukan dosa - dosa yang diperbuat oleh kebanyakan orang pada zamannya dengan pesan - pesannya.
Kehidupannya pun banyak berada di dalam bahaya yang mana akhirnya generasi yang tidak patuh kepada Allah ini tidak membiarkan Henokh untuk memberitakan pesan - pesannya lagi.
Dengan membandingkan perkataan Lamekh dengan umur Henokh pada saat kematian, kita bisa mengerti dari Alkitab bahwa Lamekh (oleh dirinya sendiri atau dengan orang lain) membunuh Henokh.
Janganlah dikira bahwa hal ini adalah sesuatu yang mengejutkan atau tidak biasa karena berdasarkan catatan Ibrani kuno diyatakan bahwa Nuh, cicit Henokh, harus mengembara selama hidupnya untuk mewartakan pekerjaan Allah.
"Tetapi Nuh sangat disulitkan dengan hal - hal yang dilakukan manusia (sebelum peristiwa banjir besar), dan dikecewakan dengan tingkah laku mereka, ia menasehati mereka agar memperbaiki tingkah laku mereka; tetapi melihat kenyataan yang sangat berkebalikan yaitu bahwa mereka malahan senang bergumul dengan kehidupan berdosa mereka, dengan menjadi budak hawa nafsu mereka, ia takut jika mereka nantinya akan membunuhnya, maka bersama - sama dengan istri dan anak - anaknya, dan mereka yang telah menikah, ia pergi keluar dari tanah tempat tinggalnya. (Josephus, Antiquities of Jews, buku 1, bab 3, terjemahan Whiston).
Jadi Allah mengijinkan Henokh untuk dimartir, tetapi Ia tidak mengijinkan dan membiarkan tubuh Henokh untuk dipertontonkan di depan umum.
Allah secara fisik memindahkan tubuhnya, dan para pembunuhnya menyaksikannya, Ia memindahkan tubuh Henokh sebelum para pembunuhnya merusak tubuh Henokh.
Jikalau tidak, bagaimana mungkin mereka dapat mengetahui bahwa Allah telah mengambilnya ?
Sebuah Tanda dari Allah
Allah melakukan pemindahan tubuh Henokh secara fisik ini sebagai contoh bagi mereka yang memang nantinya akan mengikuti contoh Henokh dalam hal iman.
Henokh diambil secara fisik dari orang - orang disekelilingnya sama seperti orang - orang Kristen yang secara rohaniah dipindahkan dari jalan - jalan hidup dunia.
Pemindahan Henokh secara fisik ini juga adalah sebuah tanda dari Allah bahwa imannya diterima - Allah sering memberikan tanda - tanda.
Yesaya 38:7
7 Inilah yang akan menjadi tanda bagimu dari TUHAN, bahwa TUHAN akan melakukan apa yang telah dijanjikan-Nya:
Tetapi kadang kita juga akan bertanya tentang mengapakah Allah membiarkan atau mengijinkan pelayanNya atau orang yang patuh kepadaNya meninggal ?
Sesungguhnya jika anda memperhatikan dan mempelajari secara seksama, maka sesungguhnya Alkitab tersebut berisi tentang suatu cerita kematian - kematian para nabi dan rasul Allah disepanjang sejarah manusia.
Banyak orang - orang besar (agung dan patuh kepada Allah) di dalam Alkitab yang meninggal secara martir.
Allah memang memperhatikan kesejahteraan seseorang. tetapi Ia lebih memperhatikan keadaan spiritual seseorang dan karunia hidup abadi yang akan diberikan kepada seseorang.
Henokh berkeinginan dan rela meninggal bagi kebenaran yang ia beritakan, dan sama seperti para orang suci lainnya, Henokh menunggu waktu kebangkitan yang bersamaan dengan peristiwa kembalinya Yesus Kristus si Mesias ke dunia
Yudah 14-15
14 Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: "Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya,
15 hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan."

                             BAB V
Apakah di TRANSFER ke surga ?
Sekarang kita akan mempelajari peristiwa yang terjadi pada Elia.
Anda telah diceritakan bahwa Elia naik ke surga, tetapi 900 tahun setelah pengangkatan Elia yang sering kita asumsikan menuju ke surga, Yesus berkata bahwa :
Yohanes 3:13
13 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.
Jadi apakah hal ini adalah salah satu hal di dalam Alkitab yang saling bertentangan ?
Apakah Elia benar - benar naik ke surga dimana tahta Allah berada meskipun Yesus berkata bahwa ia (Elia) tidak naik ke surga ?
Tetapi jika Elia tidak berad di surga pada saat sekarang ini, jadi kemanakah Elia pergi ?
Surga yang manakah ?
Sebenarnya terdapat tiga surga yang disebutkan didalam Alkitab dan bukannya satu.
Jadi jika Yesus berkata bahwa tidak ada seorang manusia pun termasuk Elia yang pernah naik ke surga dari mana Yesus datang, maka surga ke mana Elia pergi pastilah surga yang lain dari surga dimana tahta Bapa berada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar