Kamis, 22 Mei 2014

Henok Dan Elia Bag. 8



( 8 )
Elisa mengetahui bahwa Allah akan menjaga Elia agar tidak jatuh, tetapi karena para anak nabi tersebut mendesak Elisa untuk melakukan pencarian, maka ia membiarkan mereka mencarinya walaupun tiada hasil yang diperoleh.
Elia telah pergi.
Kemanakah perginya ? Tentu saja masih berada di dalam kawasan bumi karena tiupan angin yang membawanya pergi tidak akan dapat membawanya keluar dari atmosfer bumi.
Sedangkan Alkitab tidak pernah menuliskan bahwa Elia dibiarkan oleh Allah untuk tetap beterbangan di udara.
Jawaban Atas Semua Pertanyaan Yang Ada
Segera sebelum Elia menghilang di kejauhan, seorang raja baru telah menjabat di tahta Israel.
II Raja - Raja 1:17
17 Maka matilah raja sesuai dengan firman TUHAN yang dikatakan oleh Elia. Maka Yoram menjadi raja menggantikan dia dalam tahun kedua zaman Yoram bin Yosafat, raja Yehuda, sebab Ahazia tidak mempunyai anak laki-laki.

II Raja - Raja 3:1
1 Yoram, anak Ahab, menjadi raja di Samaria atas Israel dalam tahun kedelapan belas zaman Yosafat, raja Yehuda, dan ia memerintah dua belas tahun lamanya.
Nama raja baru tersebut adalah Yeroham atau Yoram, ia adalah anak Ahab yang lain.
Masa pemerintahan pertama Yeroham adalah 893-892 SM, selama pemerintahan Yeroham, Elisa adalah nabi Allah yang cukup dikenal
II Raja - Raja 3:11
11 Tetapi bertanyalah Yosafat: "Tidak adakah di sini seorang nabi TUHAN, supaya dengan perantaraannya kita meminta petunjuk TUHAN?" Lalu salah seorang pegawai raja Israel menjawab, katanya: "Di sini ada Elisa bin Safat, yang dahulu melayani Elia."
Sementara itu di Yehuda, anak Yehosafat mulai memerintah sebagai pembantu gubernur bersama - sama dengan ayahnya.
II Raja - Raja 8:16
16 Dalam tahun kelima zaman Yoram, anak Ahab raja Israel--pada waktu itu Yosafat adalah raja Yehuda--Yoram, anak Yosafat raja Yehuda menjadi raja.
Raja ini, yang memulai memerintah pada masa tahun kelima Yehoram, raja Israel (889-888 SM), juga bernama Yehoram.
Ia dikerja samakan bersama ayahnya pada tahta kerajaan selama lima tahun pertama (894-889 SM), tetapi tanpa memiliki kekuasaan yang penuh sebagai pembantu gubernur.
II Raja - Raja 1:17
17 Maka matilah raja sesuai dengan firman TUHAN yang dikatakan oleh Elia. Maka Yoram menjadi raja menggantikan dia dalam tahun kedua zaman Yoram bin Yosafat, raja Yehuda, sebab Ahazia tidak mempunyai anak laki-laki.
Yehoram, dari Yehuda, memerintah sebagai pembantu gubernur selama empat tahun (889-885 SM) bersama dengan ayahnya Yehosafat.
II Raja - Raja 8:16
16 Dalam tahun kelima zaman Yoram, anak Ahab raja Israel--pada waktu itu Yosafat adalah raja Yehuda--Yoram, anak Yosafat raja Yehuda menjadi raja.
Yehosafat meninggal pada tahun 885 SM.
Ini adalah tahun ke delapan semenjak Elia menghilang (ingatlah, ia telah menghilang segera setelah Yehoram dari Israel menduduki tahta di tahun 893 SM).
Ketika Yehosafat meninggal, anaknya Yehoram, sekarang raja utama Yehuda, membunuh saudara - saudara laki - lakinya dan beberapa pangeran untuk menyelamatkan tahta.
II Tawarikh 21:1-4
1 Kemudian Yosafat mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di samping nenek moyangnya di kota Daud. Maka Yoram, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
2 Saudara-saudaranya, anak-anak Yosafat, ialah: Azarya, Yehiel, Zakharia, Azariahu, Mikhael dan Sefaca. Mereka semua anak-anak Yosafat, raja Israel.
3 Ayahnya memberikan kepada mereka banyak pemberian, berupa emas dan perak dan barang-barang berharga, juga kota-kota berkubu di Yehuda. Tetapi kedudukan raja diberikannya kepada Yoram, karena dialah anak sulungnya.
4 Sesudah Yoram memegang pemerintahan atas kerajaan ayahnya dan merasa dirinya kuat, ia membunuh dengan pedang semua saudaranya dan juga beberapa pembesar Israel.
Tahun setelah kematian Yehosafat, Edom bangkit dan melawan raja Yehuda, Yehoram
II Raja - Raja 8:20-24
20 Pada zamannya memberontaklah Edom dan melepaskan diri dari kekuasaan Yehuda dan mereka mengangkat seorang raja atas mereka sendiri.
21 Maka majulah Yoram ke Zair bersama-sama dengan seluruh keretanya; pada waktu malam bangunlah ia, lalu bersama-sama dengan para panglima pasukan kereta ia menerobos barisan orang Edom yang mengepung dia, tetapi rakyatnya melarikan diri pulang ke kemahnya.
22 Demikianlah Edom memberontak dan terlepas dari kekuasaan Yehuda sampai sekarang ini. Lalu Libnapun memberontak pada masa itu juga.
23 Selebihnya dari riwayat Yoram dan segala yang dilakukannya, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Yehuda?
24 Kemudian Yoram mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di samping nenek moyangnya di kota Daud.
Maka Ahazia, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

II Tawarikh 21:8-10
8 Pada zamannya memberontaklah Edom terhadap kekuasaan Yehuda dan mereka mengangkat seorang raja atas mereka sendiri.
9 Maka majulah Yoram dengan panglima-panglimanya serta seluruh keretanya; pada waktu malam bangunlah ia, lalu bersama-sama dengan para panglima pasukan kereta ia menerobos barisan orang Edom yang mengepung dia.
10 Demikianlah Edom memberontak kekuasaan Yehuda dan terlepas sampai sekarang ini. Lalu Libnapun memberontak terhadap kekuasaannya pada masa itu juga. Itu disebabkan karena ia telah meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyangnya.
Setelah perang yang singkat tersebut, Yehoram dari Yehuda berkeinginan untuk membangun tempat tinggi dan memperkenalkan kebiasaan berhala.
II Tawarikh 21:11
11 Lagipula ia membuat bukit-bukit pengorbanan di gunung-gunung Yehuda. Ia membujuk penduduk Yerusalem untuk berzinah dan ia menyesatkan Yehuda.
Dia mengikuti cara - cara bangsa - bangsa dan melakukan hal yang berhala di hadapan Allah.
Sekarang marilah kita mempelajari suatu hal yang tak terduga yang datang dari Elia.
Sebuah surat dari Elia
Memanglah benar bahwa setelah pemerintahan raja Yahudi yang berhala tersebut, Allah menugaskan Elia untuk menulis surat dan mengirimkannya kepada raja.
Isi daripada surat tersebut dapat kita baca didalam II Tawarikh 21:12-15.
II Tawarikh 21:12-15
12 Lalu sampailah kepadanya sebuah surat dari nabi Elia yang bunyinya: "Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Karena engkau tidak hidup mengikuti jejak Yosafat, ayahmu, dan Asa, raja Yehuda,
13 melainkan hidup menurut kelakuan raja-raja Israel dan membujuk Yehuda dan penduduk-penduduk Yerusalem untuk berzinah, sama seperti yang dilakukan keluarga Ahab, dan juga karena engkau telah membunuh saudara-saudaramu, seluruh keluarga ayahmu yang lebih baik dari padamu,
14 maka TUHAN akan mendatangkan tulah besar atas rakyatmu, anak-anakmu, isteri-isterimu, dan atas semua harta milikmu.
15 Dan engkau sendiri akan menderita penyakit yang dahsyat, suatu penyakit usus, hingga selang beberapa waktu ususmu keluar oleh karena penyakit itu."
Salah satu bunyi cuplikan dari ayat - ayat diatas tersebut adalah :
".......dan juga karena engkau telah membunuh saudara-saudaramu, seluruh keluarga ayahmu yang lebih baik dari padamu, maka TUHAN akan mendatangkan tulah besar atas rakyatmu, anak-anakmu, isteri-isterimu, dan atas semua harta milikmu. Dan engkau sendiri akan menderita penyakit yang dahsyat....."
Dari kata - kata / penulisan surat tersebut, sangatlah jelas bahwa Elia menuliskannya setelah semua kejadian ini terjadi, karena ia mengatakan semua kejadian tersebut sebagai kejadian - kejadian di masa lampau, sedangkan penyakit yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar