Sabtu, 16 Agustus 2014

BAGAIMANA BISA MENGETAHUI KEHENDAK TUHAN ?



-

Berdoa bersama Roh Kudus kita bisa tahu kehendak Allah,
firman Tuhan yang pernah kita baca (logos) jadi rhema;
-
Allah ingin setiap anak-anak-Nya berhasil.
-
Setiap orang yang sudah diciptakan menurut gambar dan rupa Allah sudah diberkati
dengan kemampuan dan hak istimewa untuk menjalani suatu kehidupan yang
berhasil.Ini adalah kehendak dan tujuan utama Allah untuk kita.
“Bukalah mulutmu lebar-lebar, maka aku akan membuatnya penuh” (Mazm, 81:11).
-
“Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kita supaya kita senantiasa berkecukupan dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebijakan” (11 Kor 9:8).
-
“Setiap orang yang dikaruniai Allah kekayaan dan harta benda dan kuasa untuk
menikmatinya, untuk menerima bagiannya, dan untuk bersukacita dalam jerih payahnya
juga itu pun karunia Allah” (Pengkhotbah 5:18).
-     
“Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja” (III Yoh. 2).
-
Dari kejadian sampai Wahyu, Firman Allah penuh dengan contoh-contoh orang terkenal
yang menjalani kehidupan yang berhasil, termasuk Abraham, Ishak, yakub, Musa dan
para hakim. Bahkan hidup Ayub dan Yunus pun, yang selama sesaat kelihatan seperti
gagal, terakhir dengan sukses. Didalam Perjanjian Baru kita melihat kehidupan yang
berubah dari Petrus yang berpendidikan rendah, dan kehidupan yang sungguh-sungguh
berhasil dari Paulus yang menganggap segala sesuatu sebagai kerugian jika
dibandingkan dengan indahnya pengenalan Yesus Kristus.
-
Hal apa pun yang mungkin menjadi kebanggannya dianggap oleh Paulus sebagai
sampah belaka. Tempat yang sudah dipersiapkan Allah untuk orang-orang Kristen
diberikan didalam kitab Wahyu.Kitab ini juga melukiskan betapa Allah sungguh-
sungguh ingin hidup kita berhasil.Karenanya kita hendaknya mengerti dengan jelas
bahwa Allah senang bila kita mengalami hidup yang berhasil.
-
Apakah yang dimaksud dengan “hidup yang berhasil”?
-
Orang dunia mengukur keberhasilan hanya dari kekayaan materi, tetapi ada
keberhasilan jenis lain yang Allah berikan.
-     
Dalam pekerjaan apa saja, kalau kita mendapat kepuasan, kegembiraan, pekerjaan itu mendatangkan kemuliaan bagi Allah adalah hidup yang berhasil, karena Allah yang mengerjakan keberhasilan itu didalam kita.
-
Bila seorang usahawan mendapat keuntungan dalam usahanya, bila seorang sarjana menghasilkan sesuatu dari studinya, bila seorang pengkotbah berhasil memberitakan injil, bila seorang politikus atau negarawan berhasil mendatangkan kemakmuran ekonomi bagi bangsanya, karena mereka telah menjalani hidup bersama Roh Kudus.
-
Menemukan Kehendak Allah
-
Hidup ini laksana kapal yang berlayar disamudra.Tujuan kita dalam hidup ini
seharusnya seperti kapal yang berlayar dengan kecepatan penuh menuju suatu arah yang
pasti. Sama seperti seseorang pelempar bola dalam permainan kasti tidak dapat
membuat regunya meraih kemenangan kecuali ia secara efektif ia dapat menujukan
bola itu kepada si pemukul bola, demikian juga seorang tidak dapat mengalami hidup
yang berhasil kecuali ia memiliki suatu tujuan dan secara efektif ia dapat menunjukkan
usaha-usahanya ke arah tujuan tersebut.
-
“Semua orang yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah”
(Roma 8:14).
-
Artinya semua anak Allah dipimpin oleh Allah.
“Tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita
berseru, “Ya Abba ya Bapa!” (Roma 8:15);
-
Dengan demikian kita mempunyai hak istimewa untuk dipimpin oleh Roh dalam hidup
kita sehari-hari.Dahulu Henokh hidup bersama Allah sepanjang hidupnya (5:25).
Sekarang pun Allah ingin hidup bersama kita dan menunjukkan kepada kita kehendak-
Nya.
-
Supaya bisa mengetahui kehendak Allah, kita harus taat
-          
Kita harus taat kepadaNya dengan segenap hati. Kita mungkin mempunyai sikap yang
mengatakan bahwa akan menaati kehendak Allah selama kehendak-Nya itu
menyenangkan tetapi kalau kehendak Allah tidak menyenangkan kita tidak mau taat.
Maka sudah tentu Allah tidak akan menunjukkan kehendak-Nya kepada kita.
-
Di gereja banyak orang memiliki iman seperti iman Yunus.
-
Allah akan menghancurkan Niniwe. Ia tidak menerima peranannya, yaitu diutus untuk
menyerukan agar kota bertobat dan menghindarkan kehancuran. Yunus lebih
mengutamakan kehendaknya sendiri daripada kehendak Allah.Kita menerima jala
Allah kalau jalan itu menyenangkan, tetapi kita
menolaknya kalau kelihatannya menyusahkan.Sikap semacam ini menjadi penghalang
utama dalam hidup kita bersama Allah.
-
Contoh orang2 yang berhasil  dalam Alkitab
-     
Yesus memberikan teladan tentang ketaatan mutlak dalam doa-Nya, sebelum Ia disalibkan.
-     
Kata-Nya, Ya Abba, Ya Bapa tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini
dari pada-Ku, tetapi janganlah ada yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau
kebendaki”(Markus 14:3).
-
Dengan keras Samuel menegur ke-tidaktaat-an Saul,
-
”Apakah Tuhan itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara Tuhan”?Sesungguhnya mendengarkan lebih baik daripada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik daripada lemak domba-domba jantan.Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedengkian adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim” (1 Sam. 15:22-23).
-
Karena itu ketaatan adalah syarat mutlak kalau kita ingin mengetahui kehendak ilahi
untuk hidup kita.;
-
Kalau kita datang kepada Allah dengan hati yang siap untuk menerima apa pun yang
terjadi dan kita berkata, “Aku mau menaati kehendak Tuhan entah kehendak-Nya itu
menguntungkan bagiku ataupun tidak, entah aku baik-baik ataupun binasa, dan entah
aku sehat ataupun tidak, “ maka Allah pasti akan menunjukkan kehendak-Nya kepada
kita. Jika kita berseru kepada Allah meminta sesuatu, kita lebih mengutamakan=
kepentinganTuhan,
karena kehendak kita Bila kita dengan tenang dan dengan
sungguh-sungguh berdoa untuk mengetahui kehendak Allah, dan kita bebas dari hawa
nafsu, Allah pasti menunjukkan kehendak –Nya kepada kita.
-
Berdoa mohon Tuhan timbulkan keinginan kita
-          
Jikalau kita berdoa untuk mengetahui kehendak Allah, ia akan membuat kita mempunyai keinginan sesuai dengan kehendak-Nya. Allah tidak berada jauh dari kita di surga yang terpencil.Iapun bukan hanya seorang yang muncul di bait Allah di Yerusalem 2000 tahun yang lalu. Allah ada di dalam diri kita saat ini, hidup bersama kita setiap hari.
-
"Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaanNya"(Fil 2:13).
-
Oleh sebab itu, untuk mengetahui kehendak Allah, kita hendaknya memperhatikan dengan teliti untuk melibat keinginan apa yang timbul selagi kita berdoa. Bila Allah memperlihatkan kehendak-Nya kepada kita, la tidak melakukannya bertentangan dengan kemauan kita, melainkan la menimbulkan keinginan di hati kita, membuat kemauan kita sesuai dengan kehendak-Nya.
-     
Cros cek dengan Firman Tuhan
-
Bila suatu keinginan timbul dalam hati kita, kita perlu memeriksanya dari sudut Firman
Allah untuk mengetahui apakah keinginan ini sesuai dengan kehendak Allah.Tidak
boleh ada pernyataan yang mengesampingkan Alkitab. Firman Allah merupakan ukuran
tertinggi dan kekuasaan yang menentukan, yang dengannya segala persoalan dapat nilai.
Ketika Yesus dicobai oleh iblis di padang gurun la menghalau iblis dengan mengutip
Kitab Suci.
-                              
Betapapun kuatnva suatu keinginan dalam hati kita.keinginan itu bukan berasal dari Roh
Kudus jika itu tidak sesuai dengan Firman Allah. Di dalam hati kita ada keinginan-­
keinginan yang bukan hanya berasal dari Roh kudus.Keinginan daging, ketamakan, dan
berbagai keinginan jahat juga timbul dari sifat manusiawi kita dan dari iblis.
-
Fiman Tuhan merupakan kekuasaan yang menentukan untuk
kita.
-
Barangsiapa tidak menghiraukan nasihat dari Firman Tuhan segera akan masuk
dalam suatu keadaan yang tidak memungkinkannya kembali lagi untuk memperbaiki
berbagai hal.
=    
Bila ada keinginan kuat muncul dalam hati kita, kita harus menilainya dari sudut
pandangan Firman Tuhan.Jika keinginan itu tidak sesuai dengan Firman
Tuhan.hendaknya kita mengingkarinya dengan tegas dan memerintahnya untuk pergi.
-
Pernyataan, penglihatan, bahasa roh atau nubuat yang tidak sesuai dengan
Firman ;
-
Hal-hal yang bukan berasal dari Allah berasal dari Iblis, meskipun hal-hal tersebut disembunyikan dengan sangat baik untuk ditampilkan sebagai kehendak Allah.
-
Seluruh isi Alkitab adalah Firman Tuhan yang tepat, yang bebas dari kesalahan dan ditulis dengan ilham Allah serta memberikan kepada kita pedoman agar kita dapat melihat dan mengetahui secara jelas apa yang merupakan kehendak Allah.
=
Minta Peneguhan
-
Allah suka akan keterlibatan. Ia menggunakan metode-metode tertentu untuk
menyatakan kehendak-Nya. Bila ada keinginan yang timbul pada waktu kita berdoa
dan keinginan itu sesuai dengan Firman Allah.maka kita harus berdoa agar Allah
memberi kita bukti tidak langsung untuk menjelaskan persetujuan-Nya atas
keinginan kita.
-
Di dalam Perjanjian Lama.pada zaman Elia, selama tiga setengah tahun Allah tidak memberikan hujan di Israel. negeri umat-Nya yang memberontak. Musim kering yang demikian panjang dan bahaya kelaparan yang diakibatkannya membuat orang-orang Israel sangat susah. Ternak serta kawanan domba mereka mati karena tidak ada makanan. Pada suatu hari, ketika negeri itu sedang dicengkeram musim kering yang hebat, Ella naik puncak Gunung Karmel lalu sujud dan berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah, la mengutus bujangnya untuk melihat ke arah laut apakah ada awan. Bujang itu pergi tetapi ada awan.Maka Ella menyuruhnya pergi untuk melihat lagi dan lagi sampai tujuh kali.Pada kali yang ketujuh, bujang itu kembali dan berkata," Ada awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut...."
-
Ketika Ella mendengar hal ini, la berkata kepada Ahab,"Pasang keretamu dan turunlah,
engkau terhalang oleh hujan" (1 Raja-Raja 18:44).
-
Firman dan keinginan Elia, ada awan kecil
-
Ketika kita berdoa untuk keinginan­-keinginan kita, kita seharusnya mulai melihat awan kecil iman yang membawa jawaban doa kita.
-
Gideon adalah salah seorang hakim paling terkenal di Israel.
-
Sama seperti Elia, Gideon meminta bukti yang berkaitan dengan keadaan
sekitarnya.Waktu itu Israel diserbu oleh orang Midian dan Israel nyaris
ditaklukkan.Karena hal ini maka hati pemuda Gideon terbakar oleh keinginan untuk
melihat bangsanya dibebaskan dari penindasan orang-­orang Midian.Suatu hari seorang
malaikat Allah menampakkan diri kepada Gideon dan mengatakan bahwa keinginan
Gideon cocok dengan keinginan Allah.Namun Gideon tidak puas dengan pesan
malaikat itu. Maka ia meminta bukti. "Jika Engkau mau menyelamatkan orang Israel
dengan perantaraanku, seperti yang kaufirmankan itu, maka aku membentangkan
guntingan bulu domba di tempat pengirikan; apabila hanya di atas guntingan bulu itu
ada embun, tetapi seluruh tanah di situ tinggal kering, maka tahulah aku, bahwa Engkau
mau menyelamatkan orang Israel dengan perantaraanku, seperti yang kaufirmankan"
( Hakim-Hakim 6:36-37).
-
Keesokan paginya Gideon bangun pagi-pagi, mengangkat guntingan bulu itu, memeras
air embun daripadanya dan menghasilkan secawan penuh air.Lalu berkatalah Gideon
kepada Allah, "Janganlah kiranya murka-Mu bangkit terhadap aku, apabila aku,
berkata lagi, sekali ini saja; biarkanlah aku satu kali lagi saja mengambil
percobaan dengan guntingan bulu itu; sekiranya yang kering hanya guntingan bulu itu,
dan di atas seluruh tanah itu ada embun (Hakim-Hakim 6:39).
-
Malam itu kembali Allah menjawab Gideon dengan melakukan apa yang is minta.
Guntingan bulu itu kering sedangkan tanah di sekitarnya basah oleh embun.Sesudah
melihat bukti-bukti ini. Gideon pergi dengan berani memerangi orang-orang Midian dan
is menjadi alat Allah untuk menyelamatkan Israel. Ketika Allah menunjukkan
kehendakNya kepada kita, la selalu menyatakan juga tak langsung, entah itu awan kecil
ataupun guntingan bulu yang basah.Kita dapat dan seharusnya berdoa untuk
memperoleh bukti tak langsung dari Allah untuk berbagai permintaan kita.
-
Ada rasa Damai Sejahtera Dalam Hati
-
"Di mana ada Iblis, di situ akan ada kegelisahan. Di mana ada Allah, di situ akan ada
damai sejahtera " .---- ini hukum dunia roh
-
Percobaan apa pun menimpa kita, jika Roh Allah tinggal di dalam kita maka damai sejahtera menjadi bukti bahwa kita hidup sesuai dengan kehendak Allah. Pekerjaan Roh Allah tidak akan nampak di tempat yang tidak ada kasih dan damai sejahtera.
-
Orang-orang yang menyebarkan persungutan dan ketidakpuasan dimana saja mereka berada adalah orang-orang yang sudah menerima roh lain dan bukan Roh Kudus
-
Meskipun mereka masuk gereja, mereka menimbulkan kesulitan, perselisihan dan kegelisahan.
-
Pekerjaan Roh Kudus adalah mendatangkan kasih dan damai sejahtera.Oleh sebab itu bukti terakhir yang olehnya kita dapat melihat kehendak Allah adalah bila kita merasakan damai sejahtera di dalam hati dan pikiran kita. Kita mungkin sudah memperoleh empat bukti lain bahwa kita sedang bertindak menurut kehendak Allah sebelum kita mencapai bukti terakhir ini. Jika bukti terakhir ini.Jika bukti terakhir ini tidak ada, itu menunjukkan bahwa yang kita minta mungkin merupakan kehendak Allah, tetapi waktunya tidak tepat. Jikalau kita mengalami hal ini, kita hendaknya menunggu sampai kita mendapatkan damai sejahtera di dalam hati dan pikiran kita, karena bila kita waktu yang sesungguhnya dari Allah itu tiba maka Roh Kudus akan mendatangkan damai sejahtera.
-
"Mereka bersukacita, sebab semuanya reda, dan dituntun-Nya mereka ke pelabuhan
kesukaan mereka" (Maz. 107:30).
-
Allah memerintah semua ciptaan-Nya sesuai dengan masa
yang la tetapkan.
-
"Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya" (Pengkhotbah 3:1).
-
Masa dan waktu yang disebutkan di sini adalah berkenaan dengan kehendak Allah yang dapat kita pastikan dengan cara memperhatikan apakah kita mendapat damai sejahtera waktu kita berdoa, belum waktunya bagi kita untuk mengejar hal yang sedang kita doakan itu. Tetapi jika damai sejahtera mengalir seperti sungai, kita dapat mengerti bahwa itu adalah tanda untuk bertindak.Karena kita mendapat damai sejahtera, kita dapat memastikan bahwa kehendak Allah sedang disempurnakan.
-
Kesimpulan :
-
       1.  Lakukan yang Allah inginkan;
       2.  Melalui doa berusahalah mengetahui keinginan mana yang ditimbulkan oleh Allah di dalam hati;
       3. Kaitkan keinginan itu dengan Firman Allah untuk mengetahui apakah keinginan itu sesuai dengan Firman Allah untuk mengetahui apakah keinginan itu sesuai dengan Firman Allah., kalau bukan itu keinginan daging;
       4.  Mohonlah dengan sungguh-sungguh agar diberikan bukti tak langsung;
       5.  Tunggu sampai mendapat damai sejahtera di dalam pikiran dan hati, mulailah bertindak dengan iman.
-
Lima tahap ini akan men]adi langkah-langkah yang akan
menolong kita menemukan kehendak Allah dalam doa-doa
kita.
-
Saya susun dari kotbah-kotbah DR.David Yonggi Cho, saya bagikan untuk para Pengguna facebook di sesi DUNIA ROH ( Allah Tri Tunggal )
-
Bambang Wiyono




Tidak ada komentar:

Posting Komentar